Kali ini, aq mau membahas tentang: mengapa seseorang memutuskan belum mau menjalani hubungan?
Memang menjadi tanda tanya, mengapa seseorang belum mendapatkan pasangannya ketika umurnya sudah memasuki umur yang cukup untuk menjalin hubungan. Banyak orang yang mempertanyakan, kenapa sudah umur segini masih jomblo aja, hehehehehehe. Nah ada faktor-faktor yang tentu saja memberikan pengaruh kenapa masih jomblo. Disini akan dikupas ya.
Ketika seseorang memasuki tahap pencarian seseorang yang dapat mengisi hatinya, tentunya tidak langsung saja langsung memutuskan untuk si dia mencari belahan jiwanya, tentunya diperlukan tahap-tahap untuk saling mengenal satu sama lain. Tapi ada beberapa orang yang mempunyai alasan khusus, mengapa dirinya masih single sampai saat ini. Ada yang beralasan mengejar karier hingga menurut dirinya cukup, ada juga yang beralasan karena sakit hati karena trauma masa lalu, bahkan ada juga yang karena tuntutan orangtuanya untuk mendapatkan pasangan yang sesuai kriteria orangtuanya.
Saat ini aq mau membahas mengapa seseorang yang memutuskan untuk tidak menjalin hubungan pacaran karena tuntutan orangtuanya. Disini aq mau menjabarkan bahwa hal ini memang cukup dramatis, karena sangat sulit untuk memutuskan menjalin dengan seseorang dengan dasar kriteria orangtua, bahkan ada orangtua yang menuntut agar pasangan kita adalah seseorang yang mempunyai materi yang banyak, yang tampan, dll serentetan alasan yang mungkin tidak sesuai kriteria kita. Dan memang sulit guys untuk memutuskan, kita harus memilih yang mana tapi sekaligus yang sesuai dengan kriteria orangtua. Sungguh memilukan ketika kita telah memilih seseorang yang telah menjadi kriteria kita tapi tidak dengan orangtua. So, apa yang harus kita lakukan?
Kita tidak bisa berbuat banyak, karena disatu sisi kita menghargai dan menghormati orangtua, kalau kita melawan tentunya dikira anak yang kurang ajar. Memang bingung ya. Tapi kita bisa berbuat apa? Yang bisa kita lakukan hanyalah menunjukan diri kita bahwa kita yang harus mewujudkan kriteria diri kita yang menjadi kriteria orangtua, maksudnya? Kalau orangtua menginginkan pasangan yang memiliki materi banyak, kenapa kita yang tidak berusaha (ya memang itu tidak mudah tapi tetap berjuang dan semangat ya). Jadi kita bisa memback-up pasangan yang menjadi kriteria kita suatu saat nantinya.
Dan ketika kita pelan-pelan melangkah, maka segala cara bisa dilakukan asalkan hal itu sesuai kewajaran ya :) Dan diberikan penjelasan juga kepada pasangan kita tentang keadaan yang sebenarnya agar masing-masing dapat memback-up satu dengan yang lainnya dan berjuang bersama :)
Tapi jangan juga dihindarkan hal ini, membohongi hati sendiri, karena sangat sakit ketika kita membohongi hati sendiri jika mencintai pasangan kita tapi mengingkarinya dengan alasan "kriteria orangtua".
Tetap semangat mencari cinta dan tetap berjuang serta semangat dan jangan membohongi hati. Hal ini berlaku untuk setiap orang, entah dia pria ataupun wanita sekalipun :)
~Ketika kita memutuskan untuk memilih memang sulit, tapi tetap yakinlah suatu saat akan indah pada waktunya~
Salam Semangat,
^_^
Buat aku, restu orang tua itu penting. Restu orang tua = restu Tuhan.
BalasHapusPuji tuhan, ortu tidak terlalu macem-macem. Asalkan menurut aku pasangan cocok dan pasangan juga tidak terlalu aneh2 di mata ortu, mereka akan merestui.
Makanya kalau punya pasangan, di awal langsung kuajakin ketemuan sama ortu. Kukenalin. Ortu cocok apa ngga.
Nice post