Selasa, 01 November 2011

Ketika Hatimu Disakiti........

Sakit hati? Mungkin sebagian besar dari kita pernah mengalaminya yah guyz. Dan bahkan sering sekali membuat kita merasa down down & down. Ketika kita tidak kuat menghadapinya, kita menjadi stress kemudian frustasi, hihihihihihihi :) Hmm, memang yang namanya sakit itu tidak bisa dihindarkan, entah datangnya darimana, bisa dari teman, dari pasangan, dari keluarga atau dari lainnya. Sakit hati tidak mengenal usia dan untuk itu setiap dari kita pernah mengalaminya. 

Banyak dari kita yang tidak kuat untuk menghadapi sakit hati dan ujung-ujungnya adalah balas dendam, pengen melihat orang itu juga merasakan hal yang sama seperti kita, right? Eitssss tapi tunggu dulu, helooowwww buka mata donk guyz, memang kalo kita balas dendam bisa menyelesaikan semuanya, heyyyy itu justru malah membuat keadaan menjadi bertambah buruk. Kamu membalas dan dia membalas lagi trus dech gak ada habisnya, ckckckckckckckck.

Kepahitan itu harus dilepaskan agar kita tidak terpuruk terus menghadapi sakit hati itu. Eghhh memangnya mudah apa seperti itu? Mungkin pertanyaan itulah yang kalian lontarkan ketika membaca artikel ini, wekekekekeke :D

Okeee dech, gini yah guyz. Memang sakit itu gak enak banget dech, aq pun sering mengalaminya dan itu membuat sesak didada, merasa tidak dihargai. Ketika sakit hati itu muncul akibat dari perilaku orang lain yang tidak bertanggungjawab tentunya akan membuat kita memendam kekesalan yang luar biasa, ingin rasanya membalas hal itu juga ke dia. Eitsss tunggu dulu guyz, hal itu gak akan membuat dirimu menjadi baik, justru memperburuk keadaan dirimu. Oke lah kamu sudah membalas perbuatan mereka dan itu hanya memuaskan ego kamu, right? Dan merasa puas karena dia juga merasakannya. Tapi yang jadi pertanyaan, apakah hal itu membuat hatimu damai? Ohhh tentu tidak, justru kamu telah menambahkan sakit hati lagi. Whyyyy? Coba dech berpikir sejenak, apa yang kamu dapatkan dari balas dendam itu, rasa puas, batin puas atau apa? Nah perlu direnungkan bahwa hal itu akan membuat karaktermu bertambah buruk!

Dengan belajar memafkan, maka kamu akan merasakan yang namanya kelegaan jiwa. Pemulihan hati akan kamu dapatkan ketika maaf itu keluar dari hatimu dan bukan dari ucapanmu loh yah :) Memang berat yah guyz maaf itu keluar dari hati kita, terasa kontra dengan pikiran. Tapi bagaimanapun juga hal itu harus dilakukan kalau kamu mau mengalami yang namanya pemulihan hati.

Kenapa sih banyak orang yang hidupnya gak tenang, gak damai, gak jelas, dll? Ya itu, banyak dari mereka yang belum mau membuang yang namanya sakit hati/kepahitan hati, dan itu yang terus membayang-bayangi pikirannya dan akan terus terbawa jika gak mau membuangnya loh. Seperti sampah, tau kan guyz? Ichhh itu bau kan, Coba dech dibayangkan kalo sampah hati terus dibawa-bawa terus, bukannya membuat hati kita akan menjadi tercemar, sifat kita yang baik akan tercemar oleh sampah kepahitan hati itu, right? :)

Nah mulai sekarang, ayooo guyz belajar memaafkan orang yang bersalah kepada kita yah. Gak susah koq, cuma dibutuhkan keterbukaan hati kamu dan mulai melepaskan sedikit demi sedikit. Dicoba dech, dan ketika sampah hati itu udah lepas, woooowwwwwww, ada perasaan lega yang mengalir didalam diri kita dan itu gak bisa diungkapkan dengan kata-kata :) Buang semua perasaan gengsi, jaim atau apapun yang menghambat dirimu untuk belajar memaafkan orang lain. Segera ambil kesempatan itu selama dirimu masih ada di dunia ini, jangan terlambat yah guyz :)

~Memaafkan adalah kunci dari pemulihan hati dan kelegaan jiwa~





Tidak ada komentar:

Posting Komentar