Kamis, 21 Juli 2011

Jadilah Contoh Yang Baik

Keziaaaaaaaaaaaa..ayoooo belajar,,udah jam 6 sore,,waktunya belajar,,nonton TVnya udahan dulu “Teriak mama Kezia dari dalam kamar yang sedang menonton sinetron favoritnya”.. Jawab Kezia “Iyaaaaaaaaa…mama”.. Kezia langsung mengambil buku tapi sambl nonton lagi.. Mamanya keluar dari kamar dan langsung mematikan TV dan bilang “Kezia,,kalo belajar itu jangan sambil nonton ,,serius belajarnya” dan kemudian mamanya masuk ke kamar dan menonton TV lagi..

Cerita diatas menunjukkan bahwa seorang ibu yang kurang baik dalam memberikan contoh kepada anaknya.. Dalam hal ini seharusnya sang ibu mendampingi anaknya belajar dan tidak menonton TV di kamar..

Terkadang kita pun juga seperti contoh diatas.. Ketika kita mengajarkan sesuatu kepada seseorang terkadang kita tidak memberikan contoh untuk mendampinginya.. Seorang pelatih yang baik adalah mendampingi yang dilatihnya serta menuntun mereka dan ketika ada kesalahan dapat diperbaiki..

Aku punya cerita : Waktu di kota S,,aku ikut sebuah organisasi dan langsung ditunjuk menjadi ketua yang mengurus tentang konsumsi.. Jujur waktu itu aku kaget banget karena belum pernah ikut organisasi sebelumnya.. Ada 4 kelompok yang bertugas dan memiliki anggota.. Acara diadakan seminggu sekali dan tiap kelompok berkewajiban untuk mengatur menu sekitar 60 orang.. Dan notabenenya aku belum pernah menjadi ketua,,aku merasa bingung.. Akhirnya berjalan dari waktu ke waktu dan aku ditunjuk sebagai ketua koordinator umum acar a tersebut.. Tiap kelompok ada urunan untuk konsumsi tersebut (tiap kelompok hanya bertugas sebulan sekali dan mendapat jatah uang dari bendahara).. Banyak orang2 yang susah diatur,,ketika disuruh untuk mengelola,,wakhhhhh banyak yang beraslasan,,,dan akhirnya rata-rata aku yang handle.. Waktu itu aku takut untuk mengatur dan sungkan untuk menyuruh menyuruh mereka (walaupun aku sebenarnya memmiliki wewenang).. Akhirnya mulai dari menyiapkan menu (dibantu beberapa anggota yang lain),,mengatur meja & kursi,,aku mulai perlahan-lahan mengajarkan ketua kelompok.. Tibalah saat aku harus pindah dari kota S ke kota J dan aku sempat khawatir kalau setelah aku tinggalkan akan terjadi hal2 yang tidak diinginkan.. Dan akhirnya aku mendengar dari salah salah satu temanku yang ada di kota S via sms kalau sempat ada 1 Minggu tidak ada acara yang pernah aq handle kemarin,,whoaaaaaaaaaa kekhawatiranku terjadi..

Ada satu pelajaran yang aku petik dari hal ini : Aku melakukan kesalahan karena tidak memberitahu bagaimana cara mengambil uang dari bendahara (karrena selama ini aku yang meminta uang dari bendahara dan aku berikan ke masing2 tiap kelompok).. Kurangnya koordinasi karena aku takut untuk berbicara.. Tapi sebagai orang berpikir dewasa,,jangan hanya mengandalkan ketua saja!!

“Berilah contoh yang baik bagi rekanmu maka hal baik juga yang akan dia lakukan karena mayoritas orang akan melihat apa yang kita lakukan daripada apa yang kita katakan”

Salam semangat,

^_^

2 komentar:

  1. Memberi contoh yang baik itu maksudnya adalah: Sesuai Kata dengan Perbuatan dari si pemberi contoh. Betul begitu Ren? Disini susahnya,,, karena adanya sikap Munafik, biasanya terlalu banyak (kecuali Reny) yang "sok mengingatkan/mengatur orang lain" sementara dirinya (sering/selalu) berperilaku/bertindak yang sebaliknya. Itu salah satu sebab mengapa negeri ini tetap terbelakang.

    BalasHapus
  2. Hwehehehehehehe,,thank you brother..

    Wewwwww,,sy juga manusia biasa,,sy juga banyak kesalahan dan juga sedang belajar dari semua hal tentang kehidupan..

    Mareeeee qt sama2 belajar ^_^

    BalasHapus